DISKON besar HARI INI hanya untuk Anda !!!
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

8 Penyebab Asam Lambung Naik (Kambuh) Saat Puasa

Banyak hal yang bisa menyebabkan mengapa penyakit asam lambung naik, meningkat atau kambuh, apalagi ketika saat ini Kamu menjalani ibadah puasa.

Dikutip dari halaman https://www.klikdokter.com/, dikatakan oleh dr. Alvin Nursalim, SpPD, asam lambung yang sering naik saat puasa diakibatkan oleh kondisi lambung yang kosong terlalu lama.

Puasa membuat perut Anda kosong selama kurang lebih 13 jam. Akibatnya, asam lambung pun bergejolak, dari lambung yang kosong menuju area lain, sehingga menimbulkan gejala yang tak nyaman.

Berbahayakah ?

Sebenarnya aman atau tidaknya menjalani puasa saat Ramadhan bagi penderita penyakit lambung tergantung pada tingkat keparahan penyakit asam lambung yang kamu derita.

Namun, untuk Kamu penderita asam lambung dengan kondisi yang masih terkontrol, Kamu masih bisa menjalani ibadah puasa dengan aman.

Selain karena kondisi lambung yang kosong terlalu lama, naiknya asam lambung pada saat menjalankan ibadah puasa, ternyata masih ada lagi penyebab asam lambung kambuh saat puasa.

Apa saja ? Lanjutkan membaca…

8 Penyebab Asam Lambung Naik (Kambuh) Saat Puasa

1. Terlalu banyak makan ketika sahur dan buka puasa

Kondisi pertama yang menjadi penyebab asam lambung naik saat puasa ialah makan terlalu banyak atau berlebihan ketika sahur dan buka puasa.

Kebiasaan buruk ini bisa meningkatkan risiko dan memicu dispepsia dan refluks asam pada penderita asam lambung. Saat kosong perut, kemudian Kamu makan terlalu banyak ketika buka puasa, hal ini membuat asam lambung naik. Kondisi ini membuat lambung memaksa terus bekerja yang pada akhirnya membuat luka atau iritasi di bagian dinding lambung.

2. Tidak makan sahur

Walaupun sangat berat, tetapi makan sahur harus bisa Kamu paksakan. Jika tidak, kemungkinan besar bisa memicu asam lambung meningkat ketika puasa, terutama untuk Kamu yang punya kondisi penyakit asam lambung yang lumayan kronis.

Melewatkan makan sahur bisa memperparah kondisi asam lambung di siang hari, sebab perut dalam keadaan kosong dalam waktu yang lama.

Maka dari mulai sekarang untuk mencegah asam lambung naik ketika Kamu sedang puasa, cobalah makan sahur terlebih dahulu.

3. Langsung tidur setelah makan sahur

Penyebab asam lambung naik saat puasa yang ketiga ialah langsung tidur setelah makan sahur. Kebiasaan buruk yang sering kali dilakukan oleh mereka yang menjalankan puasa ini secara tidak langsung bisa mengakibatkan asam lambung kambuh.

Ketika asam lambung naik, hal ini bisa menyebabkan berbagai gejala dari mulai mual, bahkan muntah.

Tidur atau berbaring setelah makan tidak baik untuk kesehatan lambung, terutama setelah makan dalam porsi banyak sekaligus. Langsung tidur setelah makan kenyang akan menyebabkan tekanan di dalam lambung meningkat, sehingga makanan dan cairan lambung dapat naik kembali ke kerongkongan.

4. Makan makanan yang dapat memicu asam lambung

Penyebab asam lambung naik saat puasa yang selanjutnya ialah banyak disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi ketika berbuka atau sahur.

Ada banyak jenis makanan yang dapat membuat asam lambung naik seperti diantaranya adalah gorengan.

Kenapa gorengan ?

Gorengan adalah salah satu penyebab asam lambung meningkat, ini disebabkan karena kadar lemaknya yang lumayan tinggi. Makanan yang mengandung banyak lemak bisa menyebabkan produksi hormon kolesistokinin.

Salah satu efek yang ditimbulkan kolesistokinin ini ialah melemasnya otot sfingter antara lambung dan kerongkongan yang berguna untuk menahan makanan tetap berada di dalam lambung. Jika otot ini terbuka, asam lambung bisa naik ke kerongkongan, sehingga asam lambung Kamu bisa meningkat ketika menjalankan ibadah puasa.

Makanan penyebab asam lambung naik selanjutnya ialah makanan yang asam, makanan pedas, makanan berlemak, cokelat dan makanan lainnya.

5. Meminum jenis minuman yang menyebabkan asam lambung naik

Penyabab yang ke 5 mengapa asam lambung naik ketika menjalankan ibadah puasa ialah minuman. Minuman tertentu nyatanya bisa juga mengakibatkan asam lambung kumat atau kambuh.

Jenis minuman ini termasuk kopi, teh, dan cola (minuman berkarbonasi). Beberapa minuman tersebut dapat memicu asam lambung naik saat puasa. Minuman tersebut juga bersifat diuretik alami yang dapat merangsang tubuh sering buang air kecil yang pada gilirannya menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

6. Merokok

Puasa ramadan mewajibkan Kamu untuk menahan lapar, haus, nafsu, hingga kebiasaan merokok. Selain bisa menyebabkan asam lambung naik ketika puasa, merokok juga bisa meningkatkan risiko pemicu dispepsia dan refluks asam bagi penderita gastritis atau tukak lambung.

Tahukah Kamu bahwa merokok mendorong perut untuk memproduksi lebih banyak asam lambung. Secara tidak langsung asam yang diproduksi pada organ lambung yang berpeluang naik ke kerongkongan pun menjadi lebih banyak.

Akibatnya, peluang Anda untuk terkena GERD pun menjadi semakin besar.

Dikarenakan rokok dan asam lambung sangatlah berkaitan, sebaiknya Kamu mulai mengurangi intensitas merokok setiap harinya agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan termasuk GERD.

7. Telat makan buka puasa

Di hari-hari biasa, setiap orang bangun, makan, dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya. Namun saat bulan puasa, tentu jadwal makan dan tidur sehari-hari akan berubah. Terutama pada waktu makan yang akan bergeser.

Di dalam tubuh setiap manusia, terdapat jam internal tertentu, seperti ritme gula darah, yang akan tertunda ketika waktu makan ditunda. PER2, gen yang membantu mengatur ritme sirkadian, juga memiliki aktivitas yang tertunda ketika makan terlambat.

Apabila terjadi terlambat makan, maka penyakit asam lambung ini bisa naik atau kambuh. Dikutip dari islamqa.info, terlambat berbuka puasa berpotensi meningkatkan kontak asam lambung dengan dinding perut akibat dari kondisi perut kosong yang cukup lama.

8. Langsung makan ketika buka puasa

Penyebab asam lambung naik saat puasa yang terakhir ialah langsung makan ketika buka puasa tiba.

Spesialis Penyakit Dalam dr Bonita Effendi, Sp.PD, B.MedSci, M.Epid dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan, pasien sakit maag sebaiknya cermat mengatur pola makan ketika menjalani puasa Ramadhan. Ini agar mereka mendapat manfaat dari puasa yang dilakukan.

Salah satu yang disarankan oleh Bonita yakni berbuka puasa dengan porsi kecil terlebih dahulu.

“Ketika berbuka puasa sebaiknya tidak langsung makan dalam porsi besar, lakukan dengan bertahap, makan dengan porsi sedikit terlebih dahulu kemudian dengan frekuensi agak kering sampai jam sahur. Misalnya, berbuka dengan buah kurma,” jelas Bonita yang berpraktik di RS Pondok Indah – Puri Indah, dilansir Antara.

Selain itu, pasien maag sebaiknya memberi jeda antara waktu makan dan waktu tidur minimal 2 jam guna mencegah risiko naiknya asam lambung yang dapat menyebabkan refluks gastroesofageal, yakni gangguan pencernaan kronis apabila asam dari perut mengalir kembali ke esofagus atau kerongkongan.

Dan itulah 8 penyebab asam lambung naik saat puasa yang dapat Kamu perhatikan mulai saat ini untuk segera mencegah resiko berbahaya dikemudian hari.


Sumber referensi tulisan :

  1. Alodokter.com
  2. Klikdokter.com
  3. Halodoc.com
  4. Hellosehat.com

Terimakasih sudah membaca artikel ini.

Jika dirasa artikel ini bermanfaat, silahkan share πŸ™‚


Ingin sembuh dari penyakit asam lambung dengan cepat tanpa terus-terusan kambuh ?

Anda bisa coba Madu Lambung Munajat… Klik disini – >Β Madu Lambung Munajat

Summary
product image
Author Rating
1star1star1star1star1star
Aggregate Rating
1 based on 1 votes
Brand Name
Madu Lambung Munajat
Product Name
Madu Lambung Munajat
Price
Rp 155000
Product Availability
Available in Stock

Tulis Komentar

%d blogger menyukai ini: